Rabu, 30 Mei 2012

Cara Atasi Iritasi Pada Kulit Sang Buah Hati


Ada beberapa penyebab terjadinya iritasi pada kulit bayi,di antaranya yaitu:Memakai popok sintetis atau popok berlapis plastik dan lama tidak diganti,itu menyebabkan iritasi langsung pada kulit bayi akibat karena tertimbunnya urin dan kotoran yang mengandung amonia. Tertutupnya daerah popok meningkatkan suhu dan kelembapan pada daerah lipatan bokong yang makin memudahkan penyerapan bahan-bahan kimia iritan tersebut.Jika berulang-ulang,maka pelindung kulit akan rusak, sehingga memudahkan berkembangbiaknya jamur candida albicans pada kulit bayi.
Bila terjadi penumpukan keringat yang terlalu lama pada daerah-daerah lipatan terutama bayi yang gemuk  seperti leher,lipat paha,lipat siku,maka akan mengiritasi pada kulit bayi.Peradangan akan diperburuk lagi dengan tumbuhnya jamur candida albicans.
Jika bayi punya riwayat dari keluaga yang alergi,maka akan sering dijumpai keluhan iritasi seperti sisik halus pada daerah kepala,itu disebabkan oleh pemakaian produk shampo ber-PH tinggi atau hair-lotion yang terlalu wangi.Hal serupa terjadi pada daerah punggung,dada,perut,karena pemakaian minyak telon dan minyak kayu putih secara terus-menerus pada musim panas.
Pemakaian sabun mandi yang mengandung antiseptik juga bisa menyebabkan kekeringan pada kulit bayi dengan berkurangnya pertahanan alamiah sehingga mempengaruhi keseimbangan flora normal pada kulit sang bayi.
Bayi yang baru lahir jika mengkonsumsi susu sapi formula ber-PH tinggi terkadang dijumpai kemerahan pada daerah sekitar dubur.
Cara mengatasinya :

1.Cermati semua faktor penyebab iritasi pada kulit bayi,umumnya iritasi terjadi jika adanya gesekan atau paparan yang berulang-ulang.

2.Sementara waktu hindari pemakaian popok sekali pakai apalagi celana yang berlapis plastik.Pakailah  popok dengan kain tipis halus yang bahannya bisa menyerap keringat.Pakailah sabun khusus untuk bayi untuk mencuci daerah bokong dan sekitarnya setiap dan setelah bayi buang air kecil ataupun buang air besar.Keringkan dengan handuk yang lembut,tepuk-tepuk secara perlahan dan jangan digosokkan.Hindari pemakaian bedak saat kulit bayi meradang.

3.Kompres daerah yang meradang menggunakan washlap atau handuk halus yang basah dengan hati-hati.Hindari pemakaian bedak saat masih iritasi.Buka daerah lipatan dan angin-anginkan.Jika ber-    keringat segera seka dengan washlap atau handuk basah,tepuk-tepuk dengan perlahan dan jangan digosok,lalu keringkan dengan handuk halus.Pakaikan baju longgar dari bahan katun tipis dan mudah   menyerap keringat.

4. Bila kulit bayi bersisik berilah krim pelembab khusus bayi setelah mandi.Jangan mandi dengan air terlalu panas berlama-lama,pakaila sabun dan sampo khusus untuk bayi.Hindari dulu pemakaian bedak dan berbagai produk kosmetik untuk bayi.

5.Jangan oleskan salep,krim atau minyak apapun pada daerah yang meradang tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

6.Iritasi pada kulit bayi sering disebabkan oleh baha iritan yang lemah seperti keringat,urine,feses(tinja), pemakaian produk perawatan kulit yang salah,deterjen,cairan antiseptik,hal ini juga ditunjang oleh  kondisi yang cocok untuk timbulnya peradangan seperti faktor kelembapan,panas,tertutup,dan gesekan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar